Live Streaming / Klik disini untuk play di Winamp player
Get the Flash Player to hear this stream.

Bukittinggi Peringati Empat Hari Besar

Hari Pendidikan Nasional, Hari Kesehatan Sedunia, Hari Kartini dan Hari Otonomi Daerah di Kota Bukittinggi diperingati dengan satu upacara, pada Kamis (02/05) di Halaman Balaikota Bukittinggi Bukit Gulai Bancah.

Upacara yang dipimpin langsung Walikota Bukittinggi Ismet Amzis itu, dihadiri Ketua DPRD, Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Bukittinggi, Kepala Instansi Vertikal, Pimpinan BUMN/ BUMD, Ketua TP PKK, Kepala SKPD, Camat dan Lurah serta Pimpinan Organisasi Wanita se Kota Bukittinggi.

Walikota Bukittinggi Ismet Amzis dalam amanatnya mengatakan, upacara kali ini adalah untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional yang jatuh tepat tanggal 02 Mei, dan tiga hari besar lainnya yaitu Hari Kesehatan Sedunia tanggal 07 April, Hari Kartini tanggal 21 April dan Hari Otonomi Daerah tanggal 25 April.

Berbicara pendidikan, Ismet melihat dibalik keberhasilan pendidikan kita, masih banyak PR yang perlu kita hadapi. Masih banyak sarana dan prasarana pendidikan kurang layak. Tenaga pendidik masih perlu meningkatkan kualitas dan kuantitasnya. NAmun dengan kerja keras dan sinergi antara pemerintah dengan masyarakat, pemerintah dengan lembaga-lembaga pendidikan, juga dengan pengamat dan pemerhati pendidikan, PR kita tersebut dapat kita tuntaskan.

Berkaitan dengan Hari Kesehatan Dunia tahun 2013 ini mengusung tema Waspadai Hipertensi dan Kendalikan Tekanan Darah. Tema ini bertujuan untuk menarik perhatian dunia terhadap dampak dan tantangan kesehatan masyarakat akibat hipertensi. Seluruh dunia termasuk Indonesia perlu lebih peduli pada pengendalian faktor resiko hipertensi melalui perilaku hidup sehat. Untuk mencegah terjadinya hipertensi dan komplikasinya. Kementrian Kesehatan telah melaksanakan program pencegahan dan mengembangkan kegiatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbintu PTM). Langkah-langkahnya lewat perilaku CERDIK : Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin beraktifitas fisik, Diet yang sehat dengan banyak mengkonsumsi buah dan sayur dengan kalori seimbang, Istirahat yang cukup dan Kelola srtes dengan baik.

Berkaitan dengan peringatan Hari Kartini, tahun ini mengambil tema : Dengan Semangat Kartini Kita Wujudkan Peran Perempuan untuk Membangun Keluarga dan Hari Depan Bangsa yang Lebih Baik. Butir-butir perjuangan Kartini lewat bukunya “Habis Gelap Terbitlah Terang” perlu kita lanjutkan. Termasuk dalam hal keterwakilan perempuan pada pelaksanaan Pemilu. Saat ini negara kita telah menunjukkan perhatian yang besar terhadap keterwakilan perempuan. Dimana Undang-Undang mensyarakatkan masing-masing partai politik harus mengusung minimal 30% caleg perempuan.

Sementara berkaitan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah, tahun ini adalah peringatan ke 17 setelah diguliskannya Reformasi tahun 1996. Hampir semua urusan telah diserahkan ke Pemerintah Daerah dan juga terjadi pemekaran-pemekaran daerah menjadi Daerah Otonomi Baru. Hal ini sesuai amanah UU nomor 22/1999 dan kemudian diubah dengan UU nomor 32/2004. NAmun dalam beberapa segi masih perlu dilakukan pembenahan penyelenggaraan pendidikan daerah. Seperti (1) Kompetemsi aparatur yang masih kurang, (2) Sinergitas perencanaan pembangunan antar tingkat pemerintah : pusat, propinsi dan kabupaten/kota, (3) Pengelolaan keuangan daerah yang efisien, efektif, transparan dan akuntabel serta (4) Peningkatan tata kelola pemerintahan.

Diakhir upacara, Ismet Amzis menyerahkan hadiah secara simbolis kepada pemenang Kelurahan Berprestasi tingkat Kota Bukittinggi. Antara lain juara I Kelurahan Pulai Anak Air Kecamatan MKS, berhak memperoleh hadiah Rp. 25 juta, Juara II Kelurahan Bukit Apit Puhun Kecamatan Guguk Panjang berhak memperoleh hadiah Rp. 12,5 juta dan Juara III Kelurahan Kubu TAnjuang Kecamatan ABTB menerima hadiah Rp. 7,5 juta.

Sekaligus Ismet menyerahkan Hadiah kepada pemenang Penilaian Kompetensi Lurah se Bukittinggi tahun 2013. Pemenang berikut hadiah yang diterimanya antara lain juara I Endi Syamsir (Lurah Aur Kuning Kec ABTB) dengan hadiah Rp. 4,25 juta, juara II Yelrizon, S.Sos (Lurah Garegeh Kec MKS) dengan hadiah Rp. 3,25 juta, Juara III Ishaq (lurah Tarok Dipo Kec. Guguk Panjang dengan hadiah Rp. 2,25 juta. Berikut diserahkan hadiah untuk Pemenang Penilaian Kompetensi Sekretaris Lurah se Kota Bukittinggi tahun 2013. Antara lain juara I Ivonova Madola, SSTP (Seklur Belakang Balok Kec ABTB) dengan hadiah Rp. 4 juta, Juara II Hj. Rostina, B.Sc (Seklur CAmpago Ipuah Kec MKS) dengan hadiah Rp. 3 juta, Juara III Meizarda (Seklur Garegeh Kec MKS) dengan hadiah Rp. 2 juta.

Ismet Amzis dalam kesempatan yang sama juga secara simbolis menyerahkan hadiah Pemenang Penilaian Kader Posyandu Berprestasi Kota Bukittinggi tahun 2013. Antara lain juara I Hidayah, SE (Posyandu Kemuning Kel Aur Kuning Kec ABTB) dengan hadiah Rp. 750 ribu, Juara II Desi Saswita, SP (Posyandu Mahkota Mas, Kel Garegeh Kec MKS) dan Juara III Herawati (Posyandu Nuri Kel Campago Ipuah Kec MKS).

Ismet pun menyerahkan secara simbolis Beasiswa anak Tenaga Kerja Peserta Jamsostek yang Berprestasi kepada 4 perwakilan dari masing-masing tingkat sekolah. Dimana menurut laporan Kepala Jamsostek (Persero) Cabang Bukittinggi Aland Lucy Patitty, tahun 2013 ini Jamsostek memberikan beasiswa kepada 155 orang dengan total dana Rp. 300 juta. Rinciannya untuk SD sederajat sebanyak Rp. 142.200.000,- masing-masing anak menerima Rp. 1,8 juta untuk 79 orang, untuk SMP sederajat sebanyak Rp. 73.800.000,- masing-masing menerima Rp. 1,8 juta untuk 41 orang, SMA sederajat sebanyak Rp. 55.200.000,- masing-masing Rp. 2,4 juta untuk 23 orang dan Universitas sederajat sebanyak Rp. 28.800.000,- masing-masing Rp. 2,4 juta untuk 12 orang.

Tags:

Korpri Beri Bantuan untuk Tiga Panti Asuhan

Korpri Kota Bukittinggi bersama dengan jajaran pengurus Dharma Wanita Persatuan memberi bantuan sembako untuk tiga panti asuhan, Kamis (22/11). Bantuan berupa mi instan, minyak goreng, gula, teh dan telur tersebut diserahkan untuk panti asuhan Aisyiah Putra Muhammadiyah, Garegeh, kedua panti asuhan Aisyiah Putri, Pasar Bawah, dan terakhir panti asuhan di SDLB Pulai.

Asisten II Sekdako Ismail, menjelaskan bantuan ini diberikan dalam rangka HUT ke-41 Korpri dan ulang tahun DW. “Ini awal dari sinergi baru antara Dharma Wanita dan Korpri Kota Bukittinggi,” kata Ismail selaku panitia pelaksana HUT ke-41 Korpri. Ikut hadir Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Is Yuen Karnova serta jajaran pengurus lain.

Menurut Ismail, ulang tahun Korpri kali ini terbilang istimewa karena belum pernah kegiatan sosial seperti ini diadakan sebelumnya. “Bantuan sosial seperti ini juga untuk melihat kegiatan apa saja yang berlangsung di tengah masyarakat seperti panti asuhan ini,” jelasnya lagi.

Untuk meringankan anak-anak asuh di panti itu, Ismail berjanji akan mengupayakan bantuan bagi mereka. Bekerjasama dengan BAZ Bukittinggi, Korpri terus mengumpulkan zakat dari kalangan pegawai. Zakat yang dikumpulkan terus mengalami peningkatan. Jumlahnya tahun ini telah mencapai miliaran. Dana yang dikelola BAZ disalurkan untuk membantu para pelajar kurang mampu.

Ali Rahman selaku Pimpinan Muhamadiyah Bukittinggi menyatakan pihaknya amat berterimakasih atas bantuan dan perhatian yang diberikan jajaran Ismail. Ia menjelaskan kondisi panti asuhan setempat yang bisa menampung antara 60-70 anak asuh. Setelah sempat dihajar gempa beberapa waktu lalu, pihaknya terus memperbaiki sejumlah fasilitas yang ada. “Bangunan ini sudah berdiri lebih dari satu abad,” katanya.

Usai memberi bantuan, Ismail ditemani Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Is Yuen Karnova beserta rombongan menyempatkan diri meninjau fasilitas yang ada seperti kamar dan mushala

Tags:

Bukittinggi Menjadi Tuan Rumah Rakernas ke-11 HPI

Wakil Walikota Harma Zaldi secara resmi membuka acara Rapat Kerja Nasional ke-11 Himpunan Pramuwisata Indonesia, Rabu (21/11) di Hotel Pusako Bukittinggi. Rakernas diikuti oleh 60 peserta yang berasal dari sembilan propinsi yang ada Indonesia. Kegiatan ini berlangsung hingga Kamis (22/11).

Menurut Ketua DPP HPI Indonesia, Erman Maulana, rakernas bertujuan untuk meningkatkan mutu pariwisata di Indonesia. Yang dibahas dalam rakernas ini antara lain evaluasi program kerja tahun lalu dan membahas program organisasi untuk tahun depan. Selain itu, HPI juga membahas tentang komitmen organisasi untuk melaksanakan kode etik kepariwisataan dunia.

Lebih jauh Erman Maulana menyatakan bahwa pada dasarnya rakernas telah sesuai anggaran dasar rumah tangga HPI. “Propinsi Sumatra Barat, khususnya Kota Bukittinggi dipilih HPI sebagai tuan rumah karena paling siap untuk menyelenggarakan Rakernas ini. Apalagi Bukittinggi merupakan tujuan wisata di provinsi ini,” tambahnya. Ia mengakui pentingnya keberadaan Himpunan Pramuwisata Indonesia ini sebagai ujung tombak dunia pariwisata.

Sementara itu, Harma Zaldi berjanji pihaknya akan terus meningkatkan fasilitas dan infrastruktur publik demi kenyamanan para wisatawan. Wawako juga mengatakan berdasarkan hasil musyawarah dengan pihak provinsi, akan dibangun jalan tol Padang-Bukittinggi untuk akses tujuan wisata wilayah ini.

Di sisi lain, Ketua DPP HPI Sumatera Barat, Budiman, secara terbuka mengakui bahwa bencana alam yang menimpa Sumatra Barat dalam beberapa tahun terakhir masih menjadi pukulan bagi dunia pariwisata di Ranah Minang

Tags:

Pemko Lantik Pejabat Struktural

Pemko Bukittinggi melantik sejumlah pejabat struktural di lingkungan pemerintahan setempat, Senin (02/07). Ada 53 pejabat yang menjalani mutasi dan rotasi, terdiri dari satu orang pejabat Eselon II, 24 pejabat Eselon III, dan sebanyak 23 orang pejabat Eselon IV.

Zuibar yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kantor Perempuan dan Keluarga Berencana di geser menjadi Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, sedangkan Drs. Nofrianto CH yang sebelumnya Sekretaris Dinas Pertanian diangkat menjadi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah.

Adapun Edison,S.Sos kini menjabat Kepala Kantor Perempuan dan Keluarga Berencana dari sebelumnya Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan yang sekarang dijabat Dedi Syahrizal, ST. Sementara Sekretaris Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika dipercayakan kepada Yunizul,SH, Sementara Daspul menjadi Sekretaris Dinas Pertanian Kota Bukittinggi.

Pelantikan itu dilakukan langsung Walikota H.Ismet Amzis, SH di Aula Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, Gulai Bancah. Pelantikan kali ini, menurut Wako, di samping bertujuan untuk mutasi dan penyegaran dalam pengembangan pegawai, juga bermaksud untuk percepatan penyelenggaraan pembangunan daerah.

“Untuk itu pimpinan SKPD yang baru diminta secepatnya untuk mendefinisikan persoalan yang ada, menyusun strategi dan kebijakan penyelesaian dan percepatan pencapaian visi dan misi SKPD sesuai tugas pokok, fungsi dan kewenangan, dalam mendukung pencapaian visi daerah,” Walikota menekankan.

Ismet juga menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi kinerja SKPD yang bakal digelar setiap semester. Wako menambahkan,”Konsep reward and punishment akan kita terapkan. SKPD yang memiliki kinerja adan diberikan reward, dan sebaliknya punishment juga akan diberlakukan.”

Bersamaan dengan penantikan tersebut, diambil juga sumpah atau janji PNS formasi tahun 2009 sebanyak 275 orang dan diserahkan pula SK pengangkatan CPNS menjadi PNS 100% sebanyak 128 orang. Para pegawai yang baru disumpah dan diangkat tersebut diminta untuk memperlihatkan sosok aparatur pemerintahan yang profesional baik di tempat kerja maupun di lingkungan rumah tangga dan masyarakat

Tags:

KAN Mandiangin Dinilai Tim Provinsi

KAN Mandiangin masuk dalam penilaian KAN Terbaik Tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2012. Untuk itu tim penilai yang diketuai oleh Buya H. Bagindo M. Leter melakukan peninjauan ke lapangan, Selasa (03/07). Disamping melihat langsung kondisi sarana dan prasarana kantor KAN Mandiangin, Surau Gadang, Mandiangin Koto Selayan, beserta perangkatnya, tim penilai juga melakukan sesi tanya jawab dengan pengurus.

Menurut Buya H. Bagindo M. Leter, KAN Mandiangin termasuk dalam delapan lembaga yang menonjol dari 18 kabupaten/kota yang ikut tahun ini. Penilaian tahun ini mencakup dalam empat aspek yakni aspek kelembagaan seperti keberadaan kantor KAN, sarana dan prasarana serta kondisi kantor. Aspek kedua yaitu aspek penyelenggaraan adat yang mencakup pengamalan adat dalam suku atau kaum, dukungan keterlibatan adat serta kebijaksanaan dalam melestarikan adat.

“Aspek ketiga berupa kompetisi seperti kupoksi organisasi, penyelenggaraan, kelengkapan AD/ART dan terakhir aspek kerja sama antar lembaga. Keempat aspek itulah yang kita cermati,” kata Buya H. Bagindo M. Leter.

Wakil Walikota Harma Zaldi menyambut baik penilaian ini. “Kami yakin dengan Buya, karano Buya mangarati dengan Kota Bukittinggi,” ujarnya. Bukittinggi ini dikenal juga dengan Nagari Kurai V Jorong yang terdiri dari lima Nagari yakni Nagari Tigo Baleh, Nagari Koto Selayan, Nagari Mandiangin, Nagari Guguak Panjang dan Nagaru Aur Birugo.

KAN, kata Harma, merupakan lembaga perwakilan permusyawaratan dan permufakatan adat tertinggi yang telah ada dan diwarisi secara turun temurun. Sepanjang adat di tengah-tengah masyarakat nagari di Sumatera Barat dan KAN membantu pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan di segala bidang, terutama di bidang kemasyarakatan dan budaya.

“Hal ini menjadi visi Kota Bukittinggi yakni masyarakat Bukittinggi cerdas, sehat dan berekonomi mapan dengan dilandasi dengan nilai agama dan adat. Nilai-nilai agama ini harus menjadi landasan dalam setiap proses kegiatan misi yang akan dicapai dengan filosofi adat basandi syarak, syarak basandi kitabulah,” tegasnya.

Hadir dalam kesempatan itu, Kakan PM Drs. Arfansyah, Msi, para Camat se-Bukittinggi, lurah se-MKS, dan jajaran pengurus KAN Mandiangin.

Tags:

Program Bedah Rumah, Pemko Anggarkan Rp 1 Miliar

Pemko Bukittinggi akan terus memberi perhatian pada masyarakat bergolongan ekonomi lemah. Salah satunya berupa program bedah rumah yakni membantu membangun rumah warga kurang mampu. Program bedah rumah ini telah dikucurkan sejak 2009. Pada tahun ini Pemko Bukittinggi berencana membantu membangun 17 rumah dengan dana sebesar Rp 340 juta, atau masing-masing rumah warga yang dibantu menerima Rp 20 juta, naik dari sebelumnya yang hanya Rp 15 juta. Total dana APBD yang dikucurkan untuk program bedah rumah dari 2009 hingga rampung 2012 itu sekitar Rp 1.094.000.000, untuk 66 rumah.

Rinciannya, pada 2009 ada 16 rumah yang dibantu dengan dana Rp 240 juta, pada 2010 sebanyak 22 tempat tinggal dengan dana Rp 329 juta, tahun 2011 sebanyak 11 dengan dana Rp 185 juta dan 17 rumah untuk tahun ini. “Program bedah rumah ini telah kami laksanakan sejak 2009 lalu dan terus berlanjut sekarang,” kata Walikota H. Ismet Amzis, SH, Jumat (15/06) siang di Lakuang, Lapau Batu, Kelurahan Bukit Apit Puhun, Kecamatan Guguk Panjang. Kehadiran Wako di tempat ini dalam rangka bedah rumah milik dua warga setempat. Salah satunya membantu membangun rumah Gusni Yeneti (40), buruh beranak dua.

Walikota bersama Ketua DPRD Rahmat Aris kemudian secara simbolis melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan rumah Gusni. Menurut Wako, bantuan sebesar Rp 20 juta itu merupakan dana stimulan. Diakui Ismet, dana sebesar tersebut tidak cukup untuk membangun sebuah rumah. Warga setempat diharapkan untuk ikut berpartisipasi membantu pembangunan rumah sehingga bisa rampung sesuai dengan yang diinginkan. Yang diharapkan adalah adalah rasa kebersamaan antarwarga.

Gusni mengaku terharu dengan bantuan tersebut. Ia berharap rumah miliknya itu dapat rampung menjelang Idul Fitri nanti. Ia berencana membangun rumah dengan ukuran 6 X 7 meter dengan dua kamar. Ibu dua anak itu selama ini mengaku kerja serabutan untuk menmghidupi dua anaknya. Ia mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diterimanya tersebut. Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten II Ismail, Kabag Kesra Rispayanto, Camat Guguk Panjang Joni Feri, para lurah kecamatan setempat, tokoh LPM dan pemuka masyarakat setempat.

Tags:

Ikut LKS Tingkat Nasional, Wako Lepas Keberangkatan Dua Siswa SMKN 2

Walikota H. Ismet Amzis, SH melepas keberangkatan dua siswa SMKN 2 yang bakal ikut lomba ketrampilan siswa tingkat nasional di Bandung, Jawa Barat pada 18-23 Juni ini. Dua siswa tersebut adalah Devi Wulandari (16) dari jurusan marketing dan Ramadiansyah (17) dari jurusan akuntansi, keduanya masih duduk di kelas sebelas. Keduanya terpilih mewakili Sumatra Barat setelah memenangkan seleksi tingkat provinsi beberapa waktu lalu.

Devi dan Ramadiansyah didampingi oleh Kepala SMKN 2 Yevri Fuadi serta guru pembimbing mereka Leli Jusmayenti dan Yarnis. Mereka diterima Wako di ruang kerjanya di Balaikota, Bukit Gulai Bancah, Jumat (15/06) siang.

Yevri Fuadi menjelaskan pihaknya cukup lama mempersiapkan para siswanya yakni lebih satu bulan. Mereka sebelumnya berhasil menang seleksi sekolah pada April lalu, setelah itu juga menang di tingkat kota dan selanjutnya juga terpilih sebagai yang terbaik di tingkat provinsi akhir Mei silam. Menurut dia, dua siswa SMKN 2 ini termasuk dalam 30 orang siswa yang dikirim oleh provinsi ke lomba LKS tingkat nasional itu.

Leli menjelaskan pada lomba nanti, para peserta akan diuji dengan sejumlah materi, baik berupa materi, teori maupun presentasi. Ia berharap para anak didiknya mampu mencetak prestasi di Bandung nanti. “Keduanya memang siswa berprestasi di sekolah kami,” ujarnya. Baik Devi dan Rama juga punya harapan senada. “Semoga kami bisa melakukan yang terbaik, mengharumkan nama sekolah kami dan kota kita,” harap Devi.

Tags:

Regu Pramuka MTsN 1 Gulai Bancah Juara se-Sumbar

Kabar gembira datang dari dunia kepanduan Kota Bukittinggi. Regu putri Pramuka MTsN 1 Gulai Bancah berhasil menjadi yang terbaik dalam lomba tingkat IV berprestasi tinggi Pramuka Penggalang Sumatra Barat. Lomba pramuka provinsi itu diikuti oleh 19 kabupaten/kota di Lemdadika Padangbesi, Padang, pada 16-20 Mei lalu. Selain regu putri, Kwartir Cabang XIII Kota Bukittinggi juga mengirim regu putra yakni SMP Negeri 4. “Alhamdulillah dengan keberhasilan MTsN 1 ini, mereka berhak mewakili Sumbar untuk lomba tingkat nasional,” kata Ketua Kwarcab XIII Kota Bukittinggi Yuen Karnova melalui Sekretaris Kwarcab Yollis Andri.

Yollis Andri menjelaskan lomba tingkat IV berprestasi tinggi Pramuka Penggalang tersebut melombakan 31 cabang bidang kepanduan. Antara lain cabang pionering, topografi, senam pramuka, tapak perkemahan, pidato bela negara serta sejumlah ketrampilan pramuka lainnya. “Dengan kemenangan ini, MTsN 1 bakal bertarung dengan perwakilan provinsi dari seluruh Indonesia di lomba tingkat V berprestasi tinggi pramuka tingkat nasional di Jakarta pada 4-10 Juli mendatang,” tambah Yollis.

Menurut dia, regu putri MTsN 1 tersebut berjumlah delapan orang, diketuai oleh Aulia Briliana Salita (14 tahun). Sebelum bertarung ditingkat provinsi, regu pramuka MTsN 1 ini sebelumnya juga berhasil menjadi yang terbaik untuk tingkat Kota Bukittinggi. Keberhasilan ini, menurut Yollis, didapat dari kerja keras dan persiapan yang terencana, baik dari anggota regu, serta tentu saja dukungan dari para pembina. “Prestasi ini buah kerja keras tentunya,” ujar Yollis.

Tak kurang dari Walikota H. Ismet Amzis juga memberi apresiasi atas prestasi regu putri Pramuka MTsN 1 Gulai Bancah. Wako selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Pramuka Kota Bukittinggi mengaku bangga. “Ini prestasi yang harus kita apresiasi. Kita harapkan keberhasilan ini memberi motivasi dan inspirasi bagi para regu pramuka lain di kota kita untuk lebih meningkatkan prestasinya. Mudah-mudahan pada lomba tingkat nasional pada bulan Juli nanti, mereka juga mampu mengharumkan dunia kepanduan kita,” harap Walikota

Tags:

Rismal Hadi Masuk Nominasi Camat Terbaik Sumbar

Camat Aur Birugo Tigo Baleh Rismal Hadi,S.STP, M.Si masuk dalam nominasi kompetensi camat tingkat Provinsi Sumatra Barat. Rismal Hadi akan bersaing menjadi camat terbaik dengan enam camat lainnya. Sekaitan dengan itu, tim juri kompetensi camat provinsi melakukan kunjungan lapangan ke Kantor Camat ABTB, Tabek Gadang, Selasa (8/05) siang untuk melakukan penilaian.

Tim penilai provinsi dipimpin oleh Rusdi Lubis, beranggotakan Rusdi Jabar dan Sultani Wirman, ketiganya mantan birokrat yang sudah banyak makan asam garam dunia pemerintahan.

Hadir dalam penilaian tersebut Walikota H. Ismet Amzis, SH, unsur Muspida, Wakil Walikota Harma Zaldi, Sekdako Yuen Karnova, para asisten, sejumlah pimpinan SKPD yang terkait, camat se-Bukittinggi, para lurah ABTB, ninik mamak, alim ulama, serta para tokoh masyarakat.

Rusdi Lubis menjelaskan yang dinilai adalah kompetensi camat tersebut. “Kami menilai kemampuan camat,” kata Rusdi. Camat diingatkan untuk bekerja kreatif, inovatif dan memiliki visi selaku pimpinan pemerintahan maupun pimpinan masyarakat di wilayahnya. “Mereka harus punya kemampuan koordinasi, punya kompetensi sebagai pelayan masyarakat dan dalam memberdayakan masyarakat,” paparnya.

Rismal Hadi menjelaskan pihaknya sudah menerapkan sistem pelayanan administrasi terpadu kecamatan atau PATEN dalam melayani masyarakat. Pihaknya juga memperhatikan karakteristik delapan kelurahan yang ada di Kecamatan ABTB sebagai basis pembangunan berbasis kelurahan. Potensi masing-masing kelurahan dipetakan, lalu dikembangkan lebih lanjut. Misalnya Kelurahan Aur Kuning dikembangkan untuk PKK percontohan karena perkumpulan ini juara PKK se-Sumbar. Ia mengakui selama menjabat sebagai camat dalam satu tahun empat bulan, dirinya belum banyak berbuat. Ia pun memberi apresiasi atas masuknya namanya dalam nominasi camat terbaik di provinsi ini.

“Kami tidak pernah membayangkan akan masuk nominasi. Kami sangat terharu karena apa yang kami lakukan semua adalah demi masyarakat,” ujar Rismal berkaca-kaca.

Sementara Ismet menjelaskan Kecamatan ABTB termasuk kecamatan yang punya prestasi. “Kemarin (Senin 7/05) Kelurahan Aur Kuning yang dinilai untuk kelurahan berprestasi tingkat provinsi,” Wako mengingatkan. Seingat Ismet masih ada tiga lomba tingkat provinsi lagi yang diwakili jajaran Kecamatan ABTB, antara lain lomba kader Posyandu terintegrasi yang diwakili Posyandu Dahlia, dan lomba masjid teladan dan KUA teladan melalui Masjid Jami Tigo Baleh. Wako pun berharap Rismal berhasil mencetak prestasi yang membanggakan

Tags:

Kelurahan Aur Kuning Dinilai oleh Tim Provinsi

Kelurahan Aur Kuning, Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, masuk dalam penilaian lomba kelurahan berprestasi tingkat Provinsi Sumatra Barat. Kelurahan pimpinan Endi Syamsir ini dinilai oleh tim juri provinsi, Senin (7/05). Selama satu hari tim juri yang dipimpin oleh Irvan Khairul Ananda selaku penanggung jawab tim mendengarkan ekspose Lurah Endi Syamsir beserta jajaran, sekaligus melakukan peninjauan lapangan ke kelurahan tersebut.

Irvan Khairul Ananda menjelaskan ada delapan bidang yang termasuk dalam kategori penilaian yakni bidang pelaksanaan pendidikan masyarakat, bidang peningkatan kesehatan masyarakat, bidang ekonomi masyarakat. “Pengembangannya itu kita lihat bagaimana dalam dua tahun terakhir,” jelasnya. Sektor lain yang dinilai adalah bidang keamanan dan ketertiban, bidang partisipasi masyarakat, bidang pemerintahan, bidang pemberdayaan masyarakat atau LPM serta terakhir yang dinilai bidang PKK.

Walikota H. Ismet Amzis, SH menjelaskan Kelurahan Aur Kuning memiliki luas 93 hektare, dengan jumlah penduduk 6.232 jiwa. Walau terletak di kawasan perkotaan, tapi sektor pertanian terbilang produktif. Produksi wortel bisa mencapai 800 kilogram hingga satu ton. Jumlah tersebut dinilai cukup besar untuk wilayah perkotaan. Sektor pertanian itu terletak di sebelah timur.

Di sebelah barat, ada perumahan elite yang terletak di Tangah Jua. Harga tanah di kawasan itu sekitar Rp 3 juta per meter. Sementara di By Pass hingga Jl. Moh. Yamin berkembang sektor perdagangan dan jasa, yang juga merupakan penyangga Pasar Simpang Aur. Meski begitu, keragaman dan karakterisasi itu tidak membuat Kelurahan Aur Kuning terpecah-pecah. Malah menjadi suatu kekuatan.

Endi Syamsir mengucapkan terima kasih atas kedatangan tim penilai. “Wilayah kami adalah satu dari delapan kelurahan yang ada di Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh,” ucapnya. Ia berharap Kelurahan Aur Kuning bisa mencetak prestasi yang membanggakan sehingga bisa mengharumkan nama Bukittinggi.

Hadir dalam kesempatan itu unsur Muspida, Wakil Walikota Harma Zaldi, Sekdako Yuen Karnova, sejumlah pimpinan satuan kerja perangkat daerah, kaum ninik mamak, alim ulama, tokoh masyarakat serta para bundo kanduang

Tags: